Yield to Maturity (YTM) adalah imbal hasil tahunan yang Anda terima jika Anda membeli obligasi dengan harga saat ini, menerima semua pembayaran kupon, dan menahannya hingga jatuh tempo. Ini adalah ukuran pengembalian obligasi yang paling komprehensif karena memperhitungkan harga saat ini, tingkat kupon, nilai nominal, dan waktu jatuh tempo dalam satu angka.

Rumusnya

YTM adalah tingkat diskonto yang membuat nilai sekarang dari seluruh arus kas masa depan sama dengan harga obligasi saat ini:

Bond Price = Σ [Coupon / (1 + YTM)^t] + Face Value / (1 + YTM)^n

Di mana:

  • Kupon = pembayaran kupon tahunan
  • Nilai Nominal = nilai nominal (biasanya $1.000)
  • n = tahun hingga jatuh tempo
  • YTM = tingkat diskon (yang kami selesaikan)

Persamaan ini memerlukan penyelesaian numerik (trial-and-error atau Newton-Raphson) karena YTM muncul di penyebutnya.

Contoh yang Berhasil

Obligasi 5 tahun dengan nilai nominal $1.000, kupon 5% (membayar $50 per tahun), diperdagangkan pada $950:

Kita perlu menemukan YTM sedemikian rupa sehingga:

950 = 50/(1+YTM)¹ + 50/(1+YTM)² + 50/(1+YTM)³ + 50/(1+YTM)⁴ + 1050/(1+YTM)⁵

Menyelesaikan secara numerik: YTM ≈ 5,72%

Obligasi tersebut diperdagangkan dengan harga diskon ($950 < $1.000), sehingga YTM-nya (5,72%) melebihi tingkat kuponnya (5%).

Konsep Utama

Hasil Saat Ini = Kupon Tahunan / Harga Saat Ini. Misalnya: $50 / $950 = 5,26%. Ini lebih sederhana namun mengabaikan keuntungan/kerugian modal.

YTM vs Hasil Saat Ini: YTM mencakup dampak pembelian dengan harga diskon atau premium. Obligasi diskon (harga < muka) memiliki kupon YTM >. Obligasi premium (harga > muka) memiliki YTM < kupon.

Asumsi di YTM

YTM mengasumsikan:

  • Anda memilikinya hingga jatuh tempo (tidak ada penjualan awal)
  • Pembayaran kupon diinvestasikan kembali pada tingkat YTM (seringkali tidak realistis)
  • Penerbit tidak default
  • Obligasi tidak ditarik lebih awal (untuk obligasi yang dapat ditarik)

Jika ada asumsi yang dilanggar, keuntungan sebenarnya akan berbeda dari YTM.

Kapan Menggunakan YTM

Bandingkan YTM di berbagai obligasi untuk mengidentifikasi mana yang menawarkan nilai terbaik. YTM yang lebih tinggi menarik pembeli, namun pahami alasannya — apakah ini risiko kredit, durasi yang lebih lama, atau hanya kondisi pasar? Gunakan juga YTM untuk memutuskan apakah suatu obligasi layak dibeli dibandingkan dengan aset lainnya.

Kiat

YTM dikutip sebagai persentase tahunan. Untuk obligasi yang membayar setiap semester, kalikan tingkat bunga setengah tahunan dengan 2. Selain itu, ingatlah bahwa kenaikan suku bunga akan mendorong harga obligasi turun (dan YTM naik), sementara penurunan suku bunga akan mendorong harga naik. Semakin lama jatuh tempo obligasi, semakin sensitif terhadap perubahan suku bunga.

Gunakan Kalkulator Obligasi YTM kami untuk mengetahui imbal hasil hingga jatuh tempo secara instan.