Mendapatkan campuran beton Anda dengan benar sangat penting untuk kekuatan dan daya tahan. Terlalu banyak air melemahkan campuran; terlalu sedikit membuatnya tidak bisa dijalankan. Panduan ini mencakup rasio standar dan cara menghitung kuantitas untuk proyek umum.

Rasio Campuran Standar

Beton ditetapkan sebagai perbandingan semen : pasir : agregat berdasarkan volume:

Mencampur Semen:Pasir:Agregat Kasus penggunaan
Bab 10 (1:3:6) 1 : 3 : 6 Membutakan, isi
Bab 15 (1:2:4) 1 : 2 : 4 Pangkalan, jalan
C20 (1:1.5:3) 1 : 1,5 : 3 Umum, jalan masuk
Bab 25 (1:1:2) 1 : 1 : 2 Struktural, pondasi
Bab 30 (1:0.75:1.5) 1 : 0,75 : 1,5 Struktural yang berat

Menghitung Kuantitas

Langkah 1: Temukan volume yang dibutuhkan

Volume (m³) = Length × Width × Depth

Contoh: Pelat 3m × 2m, kedalaman 100mm (0,1m):

Volume = 3 × 2 × 0.1 = 0.6 m³

Tambahkan 10% untuk limbah: KODE0

Langkah 2: Hitung bahan kering

Untuk campuran C20 (1:1.5:3), rasio total bagian = 1+1.5+3 = 5.5

Volume kering (beton segar memiliki faktor bulking ~1,54):

Dry volume = 0.66 × 1.54 = 1.02 m³
Bahan Pecahan Volume Kepadatan Berat
Semen 1/5.5 0,185 m³ 1.440kg/m³ 267 kg ≈ 5,3 kantong
Pasir 1.5/5.5 0,279 m³ 1.600kg/m³ 446kg
Agregat 3/5.5 0,557 m³ 1.450kg/m³ 808kg

(Kantong semen = masing-masing 50 kg)

Rasio Air-Semen

Faktor paling penting untuk kekuatan:

Rasio W/C kuat tekan 28 hari
0.4 Sangat kuat (C30+)
0.5 Kuat (C25)
0.6 Standar (C20)
0.7 Lemah

Air yang dibutuhkan untuk contoh kita (W/C = 0,5):

Water = 0.5 × 267 kg cement = 133.5 litres

Campuran Siap Pakai vs Pencampuran di Tempat

Volume Rekomendasi
< 0,5m³ Campuran tas (premixed) atau di tempat
0,5–2 m³ Penyewaan mixer dan batching di tempat
> 2m³ Pengiriman truk siap pakai

Mengatur Waktu

Kondisi Set awal Set terakhir
Standar (20°C) 2–4 jam 24 jam
Cuaca panas 1–2 jam 12–18 jam
Cuaca dingin 4–8 jam 48+ jam

Jangan biarkan beton segar membeku — lindungi dengan selimut isolasi di bawah 5°C.