Cara Menghitung Beban Listrik untuk Rangkaian Rumah
Memahami penghitungan beban listrik membantu Anda menghindari pemutus arus yang tersandung, sirkuit yang kelebihan beban, dan situasi perkabelan yang berpotensi berbahaya. Setiap sirkuit memiliki kapasitas maksimum, dan perangkat di dalamnya harus tetap berada dalam batas aman.
Rumus Kunci (Hukum Ohm)
P (watts) = V (volts) × I (amps)
I (amps) = P (watts) / V (volts)
Sirkuit rumah tangga AS beroperasi pada 120V (stopkontak standar) atau 240V (peralatan besar).
Aturan 80%.
Pemutus sirkuit tidak boleh dimuati melebihi 80% dari kapasitas terukurnya secara terus menerus. Ini adalah margin keamanan yang disyaratkan oleh National Electrical Code (NEC).
Beban aman = Peringkat pemutus × 0,80
| Ukuran Pemutus | Beban Kontinu Maksimum |
|---|---|
| 15A | 1.440 watt (12A) |
| 20A | 1.920 watt (16A) |
| 30A | 2.880 watt (24A) |
Contoh Langkah demi Langkah
Sirkuit meja dapur (20A pada 120V):
- Pembuat kopi: 1.000W → 8,3A
- Pemanggang roti: 850W → 7.1A
- Blender: 500W → 4,2A
- Total: 2.350W → 19,6A
Batas aman = 20A × 0,80 = 16A → Sirkuit ini kelebihan beban! Menjalankan ketiganya secara bersamaan kemungkinan akan menyebabkan pemutus arus tersandung.
Menghitung Amps dari Watt
Amps = Watts / Volts
Pemanas ruangan 1.500W pada sirkuit 120V: 1.500 / 120 = 12,5 amp (membutuhkan 83% sirkuit 15A—mendekati batas)
Untuk Sirkuit 240V
Pengering listrik (5.600W), pemanas air (4.500W), dan pengisi daya EV sering kali beroperasi pada 240V: 5.600W / 240V = 23,3A → Memerlukan sirkuit 30A, 240V
Gunakan kalkulator beban listrik kami untuk menjumlahkan kombinasi perangkat apa pun.