Cara Menghitung Tingkat Pengembalian Internal (IRR)
Tingkat Pengembalian Internal (IRR) adalah tingkat diskonto yang membuat Net Present Value (NPV) seluruh arus kas dari suatu investasi sama dengan nol. Sederhananya, ini adalah pengembalian tahunan yang dihasilkan investasi Anda. Semakin tinggi IRR, semakin menarik investasi tersebut.
Konsep
IRR memecahkan r dalam persamaan NPV:
0 = CF₀ + CF₁/(1+r)¹ + CF₂/(1+r)² + ... + CFₙ/(1+r)ⁿ
Dimana CF adalah arus kas setiap periode dan r adalah IRR.
Tidak ada solusi bentuk tertutup—IRR ditemukan melalui trial-and-error (atau iterasi).
Contoh Langkah demi Langkah
Anda menginvestasikan $10.000 (CF₀ = −$10.000) dan menerima:
- Tahun 1: $3,000
- Tahun 2: $4,000
- Tahun 3: $5,000
- Tahun 4: $3,000
Total uang tunai masuk: $15.000 dari $10.000 yang diinvestasikan.
Coba r = 20%: NPV = −10.000 + 3.000/1,2 + 4.000/1,44 + 5.000/1,728 + 3.000/2,074 = −10.000 + 2.500 + 2.778 + 2.894 + 1.446 = −$382 (sedikit negatif, jadi IRR < 20%)
Coba r = 18%: NPV ≈ +$180 (positif, jadi IRR > 18%)
IRR ≈ 19% (antara 18% dan 20%)
Aturan Keputusan
- Jika IRR > tingkat pengembalian yang Anda perlukan (tingkat rintangan): berinvestasilah
- Jika IRR < tingkat rintangan: lulus
- Bandingkan proyek: IRR yang lebih tinggi umumnya lebih disukai
IRR vs CAGR
IRR memperhitungkan waktu arus kas (saat Anda menerima uang itu penting), sementara CAGR mengasumsikan pertumbuhan sekaligus pertumbuhan pada tingkat yang konstan. Untuk investasi dengan banyak arus kas, IRR adalah ukuran yang lebih akurat.
Gunakan kalkulator IRR kami untuk jadwal arus kas investasi apa pun.