Cara Menghitung Tanggal Jatuh Tempo Kehamilan Anda

Tanggal jatuh tempo kehamilan—secara teknis adalah Perkiraan Tanggal Jatuh Tempo (EDD)—dihitung sekitar 40 minggu (280 hari) dari hari pertama periode menstruasi terakhir Anda (LMP). Kebanyakan kehamilan melahirkan dalam waktu 2 minggu setelah tanggal ini.

Metode 1: Aturan Naegele (Paling Umum)

Dinamakan setelah dokter abad ke-19 Franz Naegele:

EDD = LMP + 1 year − 3 months + 7 days

Contoh: LMP = 15 Januari

  1. Tambahkan 1 tahun: 15 Januari tahun depan
  2. Kurangi 3 bulan: 15 Oktober
  3. Tambahkan 7 hari: 22 Oktober

Metode 2: LMP + 280 Hari

Cukup tambahkan 280 hari ke hari pertama haid terakhir Anda.

LMP = 15 Januari → + 280 hari = 22 Oktober

Metode 3: Tanggal Ovulasi/Konsepsi

Jika Anda mengetahui tanggal pembuahan Anda:

EDD = Conception date + 266 days (38 weeks)

Usia Kehamilan vs. Usia Janin

  • Usia kehamilan (digunakan dalam pengobatan): Dihitung dari LMP. Pada usia kehamilan 6 minggu, embrio sebenarnya berumur ~4 minggu.
  • Usia Janin/Embrio: Dihitung sejak konsepsi (ovulasi), kurang lebih 2 minggu dari usia kehamilan.

Kencan USG

USG dini (sebelum 13 minggu) adalah cara paling akurat untuk memastikan atau menyesuaikan tanggal jatuh tempo Anda. Setelah 20 minggu, penanggalan USG menjadi kurang dapat diandalkan karena adanya variasi ukuran alami antar janin.

Berapa Banyak Bayi yang Tiba "Tepat Waktu"

Hanya sekitar 4% bayi yang lahir tepat pada tanggal perkiraan lahirnya. Sekitar 80% dilahirkan dalam waktu 2 minggu sebelum atau sesudahnya. Kehamilan antara 39-40 minggu dianggap "cukup bulan".

Gunakan kalkulator tanggal jatuh tempo kami untuk menemukan EDD Anda dari tanggal LMP mana pun.