Skip to main content
Calkulon

Keuangan

Zakat on Livestock Calculator

Zakat on Livestock

Number of Animals

Apa itu Zakat on Livestock Calculator?

▾

Zakat ternak (Zakat al-An'am) merupakan salah satu bentuk zakat tertua dan terinci, dengan aturan khusus yang ditetapkan langsung dalam hadis oleh Nabi Muhammad (saw). Ini berlaku untuk tiga jenis ternak penggembalaan (al-saima): unta (ibil), sapi (baqar/bakar), dan domba/kambing (ghanam). Prinsip-prinsip utamanya adalah: hanya ternak yang dipelihara secara bebas (yang digembalakan) yang dihitung – hewan yang dikerjakan atau diberi makan secara komersial oleh pemiliknya dan bukan dengan cara digembalakan dapat dikecualikan; ternak harus dipelihara selama satu tahun lunar penuh (hawl); dan setiap jenis ternak mempunyai nisab (batas minimal) dan besaran zakatnya masing-masing. Untuk unta, nisabnya adalah 5 ekor unta (di bawah 5, tidak ada zakatnya); Jumlah unta yang berbeda akan menghasilkan jenis dan jumlah hewan yang berbeda pula yang wajib zakat. Untuk ternak sapi nisabnya 30 ekor. Untuk domba dan kambing, nisabnya adalah 40. Kawanan campuran dari spesies yang sama (domba dan kambing dihitung bersama) mengikuti skala gabungan. Kuda, bagal, dan keledai pada umumnya tidak dikenakan zakat kecuali jika diperdagangkan secara komersil (dalam hal ini termasuk dalam inventaris bisnis zakat). Zakat peternakan biasanya dibayarkan dalam bentuk barang – berupa hewan asli – meskipun para sarjana modern semakin memperbolehkan pembayaran dalam bentuk uang tunai dengan harga pasar saat ini.

Calkulon makes complex calculations simple — built for students and everyday problem-solvers.

Rumus

▾
f(x)Unta: Nisab = 5 (Zakat = 1 ekor kambing untuk 5-9; ditingkatkan skalanya); Sapi: Nisab = 30 (Zakat = 1 umur satu tahun untuk 30-39; ditingkatkan); Domba/Kambing: Nisab = 40 (Zakat = 1 ekor domba untuk 40-120; ditingkatkan); Ditahan untuk hawl penuh; Diperlukan penggembalaan bebas (saima).

Keterangan variabel

▾
SimbolNamaSatuanDeskripsi
SaimaTernak yang Merumput Bebas—Hewan yang diberi makan terutama dari penggembalaan alami — syarat yang harus dipenuhi agar hewan ternak dapat menerapkan Zakat An'am.
NisabAmbang Batas Minimum Ternak—5 unta / 30 sapi / 40 domba-kambing — jumlah minimum kawanan sebelum kewajiban zakat dimulai.
HawlSatu Tahun Imlek—Sepanjang tahun Islam penuh, ternak harus tetap di atas nishab agar zakat menjadi wajib.

Cara Zakat on Livestock Calculator

▾
  1. 1Klasifikasikan hewan ternak: unta, sapi (termasuk kerbau dalam banyak aturan), atau domba dan kambing (dihitung bersama).
  2. 2Tentukan apakah ternak tersebut merupakan hewan penggembalaan bebas (saima) — yang sebagian besar diberi makan dari padang rumput alami atas biaya pemiliknya atau hidup bebas di lahan alami. Ternak yang dipelihara secara komersial yang diberi makan oleh pemiliknya mungkin dikecualikan sebagai saima dan sebagai gantinya termasuk dalam aturan inventaris bisnis.
  3. 3Hitung jumlah total hewan di setiap kategori pada hawl (satu tahun lunar penuh sejak nishab pertama kali tercapai).
  4. 4Terapkan skala Zakat untuk setiap kategori: unta menggunakan skala rinci dari 5-9 hewan hingga 120+; ternak dari 30; domba/kambing dari 40.
  5. 5Jika penghitungan ternak berada di antara skala (misalnya, antara 40 dan 120 ekor domba), jumlah zakat akan tetap pada skala yang lebih rendah sampai ambang batas berikutnya terlampaui.
  6. 6Zakat biasanya diberikan dalam bentuk hewan sebenarnya — jenis dan usia tertentu yang ditentukan dalam Hadis untuk setiap kisaran. Sarjana kontemporer mengizinkan setara kas pada nilai pasar saat ini.
  7. 7Hewan dari spesies yang sama dapat dicampur — domba dan kambing dihitung bersama; spesies yang berbeda (unta vs sapi) dinilai secara terpisah.

Contoh Terpecahkan

▾
Contoh 1Kawanan Domba — Di Bawah Ambang Batas
Diketahui:35 ekor domba yang sedang merumput, dipelihara untuk digali penuh
Hasil:Tidak Ada Zakat — di bawah nisab 40 ekor domba

Nisab domba/kambing adalah 40 ekor. Di bawah ini, tidak ada zakat yang berlaku.

Dengan 35 ekor domba, kawanan tersebut tidak mencapai nisab 40 ekor. Tidak ada zakat yang harus dibayarkan pada tahun ini. Jika sebelum haul tahun depan jumlah kawanannya mencapai 40 ekor, maka zakatlah yang wajib dibayarkan.

Contoh 2Campuran Kawanan Domba dan Kambing
Diketahui:25 ekor domba + 20 ekor kambing = total 45 ekor, dipelihara untuk hawl penuh
Hasil:Jumlah 45 ekor hewan (diatas 40 nisab); Zakat: 1 ekor domba atau kambing (kualitas rata-rata)

Domba dan kambing digabungkan untuk penghitungan nisab dan skala zakat.

25 + 20 = 45 combined. Exceeds the 40 nisab. Untuk 40-120 ekor hewan, zakatnya adalah 1 ekor domba. Domba betina (domba betina) yang berkualitas menjadi standar zakatnya. Hewan yang diberikan harus memiliki kualitas rata-rata dari kawanannya, bukan yang termiskin atau terbaik.

Contoh 3Kawanan Sapi
Diketahui:45 ekor sapi, semuanya merumput bebas
Hasil:30-39 : 1 ekor anak sapi berumur satu tahun; 40-59 : 1 ekor anak sapi berumur dua tahun; 45 ekor → 1 ekor anak sapi berumur dua tahun (musinnah)

Nisab ternak 30. Untuk 30-39: tabi' (umur satu tahun); untuk 40-59: musinnah (usia dua tahun).

45 ekor sapi melebihi ambang batas 40 ekor sapi (tingkat musinnah). Zakat : 1 ekor sapi betina berumur dua tahun (musinnah). Inilah zakat yang diwajibkan untuk 40-59 ekor sapi. Pemilik memberikan seekor sapi betina muda yang memenuhi spesifikasi umur.

Contoh 4Kawanan Unta - Contoh Skala
Diketahui:12 ekor unta, semuanya sedang merumput bebas, ditahan untuk diburu penuh
Hasil:5-9 camels: 1 goat; 10-14: 2 ekor kambing; 12 jatuh dalam kisaran 10-14: Zakat = 2 ekor kambing

Zakat Unta menggunakan kambing sebagai unit pembayaran untuk ternak yang lebih kecil.

Untuk 10-14 ekor unta, Zakatnya adalah 2 ekor kambing (syarif). Pada 12 ekor unta, pemilik memberikan 2 ekor kambing kepada penerima Zakat yang berhak. Ketika jumlah kawanan meningkat (25+, 36+, 46+), Zakat beralih ke unta betina dengan usia tertentu.

Aplikasi nyata

▾
🏗️

Peternak tradisional di GCC, Asia Selatan, dan Afrika Sub-Sahara menghitung Zakat tahunan atas ternak mereka., mewakili area penerapan penting untuk Zakat Livestock Calc dalam konteks profesional dan analitis di mana penghitungan zakat ternak yang akurat secara langsung mendukung pengambilan keputusan, perencanaan strategis, dan optimalisasi kinerja.

🔬

Ulama Islam dan lembaga Zakat memberikan panduan kepada komunitas pertanian mengenai skala Zakat peternakan, mewakili area penerapan penting untuk Zakat Livestock Calc dalam konteks profesional dan analitis di mana perhitungan zakat peternakan yang akurat secara langsung mendukung pengambilan keputusan, perencanaan strategis, dan optimalisasi kinerja

📊

Organisasi pengumpulan zakat di Arab Saudi, Pakistan, dan Sudan yang mengumpulkan Zakat ternak dari petani pedesaan, mewakili bidang penerapan penting untuk Zakat Livestock Calc dalam konteks profesional dan analitis di mana perhitungan zakat ternak yang akurat secara langsung mendukung pengambilan keputusan, perencanaan strategis, dan optimalisasi kinerja.

🏥

Petani Muslim menentukan apakah hewan ternak mereka yang diberi makan secara komersial termasuk dalam Zakat perdagangan atau Zakat ternak tradisional, mewakili bidang penerapan penting untuk Perhitungan Zakat Ternak dalam konteks profesional dan analitis di mana perhitungan zakat ternak yang akurat secara langsung mendukung pengambilan keputusan, perencanaan strategis, dan optimalisasi kinerja.

⚙️

Program pendidikan zakat mengajarkan skala nisab rinci dan spesifikasi hewan kepada umat Islam yang baru, mewakili area penerapan penting untuk Zakat Livestock Calc dalam konteks profesional dan analitis di mana perhitungan zakat ternak yang akurat secara langsung mendukung pengambilan keputusan, perencanaan strategis, dan optimalisasi kinerja.

Kasus khusus

▾

Hewan Pejantan dan Pekerja

Hewan yang dipelihara untuk keperluan pejantan atau pekerjaan berat (misalnya, sapi jantan yang digunakan untuk membajak, kuda jantan untuk beternak) pada umumnya dikecualikan dari zakat ternak karena mereka adalah aset kerja, bukan penggembalaan kekayaan. Namun, jika dipelihara bersama kawanan ternak yang melebihi nisab, maka mereka dapat dihitung berdasarkan pendapat ulama yang dianut.

Kerbau

Dalam Perhitungan Zakat Ternak, skenario ini memerlukan kehati-hatian tambahan ketika menafsirkan hasil zakat peternakan. Formula standar mungkin tidak sepenuhnya memperhitungkan semua faktor yang ada dalam kasus ini, dan analisis tambahan atau konsultasi ahli mungkin diperlukan. Praktik terbaik profesional melibatkan pendokumentasian asumsi, menjalankan analisis sensitivitas, dan melakukan referensi silang hasil dengan metode alternatif ketika perhitungan zakat ternak termasuk dalam wilayah yang tidak standar.

Kepemilikan vs Penitipan

Dalam Perhitungan Zakat Ternak, skenario ini memerlukan kehati-hatian tambahan ketika menafsirkan hasil zakat peternakan. Formula standar mungkin tidak sepenuhnya memperhitungkan semua faktor yang ada dalam kasus ini, dan analisis tambahan atau konsultasi ahli mungkin diperlukan. Praktik terbaik profesional melibatkan pendokumentasian asumsi, menjalankan analisis sensitivitas, dan melakukan referensi silang hasil dengan metode alternatif ketika perhitungan zakat ternak termasuk dalam wilayah yang tidak standar.

Hewan Diperoleh Melalui Pembelian vs Kelahiran

Jika nisab dicapai hanya melalui pembelian hewan tambahan (bukan kelahiran), hawl baru dimulai dari tanggal perolehan. Namun, hewan yang baru lahir dari kawanan yang sudah ada di atas nisab umumnya tidak menyetel ulang hawl — mereka dimasukkan ke dalam perhitungan hawl kawanan yang ada.

Zakat Peternakan — Skala Sederhana

▾
Jenis TernakNisab (Minimum)Jangkauanzakat yang harus dibayarkan
Unta55–91 kambing
Unta510–142 ekor kambing
Unta515–193 ekor kambing
Unta520–244 ekor kambing
Unta525–351 ekor unta betina (binti makhad)
Sapi/Kerbau3030–391 anak berumur satu tahun (tabi')
Sapi/Kerbau3040–591 anak berumur dua tahun (musinnah)
Sapi/Kerbau3060–692 tabi' (anak umur satu tahun)
Domba/Kambing4040–1201 domba
Domba/Kambing40121–2002 domba
Domba/Kambing40201–3993 domba
Domba/Kambing40400+4 domba + 1 per 100 setelahnya

Pertanyaan yang sering diajukan

▾
Q

Apa itu Zakat An'am?

A

Zakat al-An'am adalah Zakat hewan ternak, khususnya unta (ibil), sapi (baqar), dan domba/kambing (ghanam). Ini adalah salah satu bentuk zakat tertua dengan skala rinci yang ditentukan dalam Sunnah. Zakat biasanya dibayarkan dalam bentuk barang (hewan sebenarnya) tetapi dapat dibayarkan secara tunai sesuai nilai pasar saat ini.

Q

Apa yang dimaksud dengan 'penggembalaan bebas' (saima)?

A

Saima mengacu pada ternak yang makan terutama dari padang rumput alami dan lahan penggembalaan, tanpa pemiliknya menanggung biaya pakan yang signifikan. Hewan yang diberi makan secara komersial oleh pemiliknya (jerami, biji-bijian, pakan komersial) hampir sepanjang tahun tidak dianggap saima. Jika bukan saima, maka ternak tersebut dapat diperlakukan sebagai inventaris bisnis dan tunduk pada aturan zakat perdagangan.

Q

Berapa nisab tiap jenis ternak?

A

Unta : minimal 5 ekor unta. Sapi : minimal 30 ekor. Domba dan kambing : minimal 40 (dihitung bersama). Di bawah ambang batas tersebut, tidak ada Zakat yang berlaku untuk kategori ternak tersebut. Hawlnya juga harus lengkap, ternaknya harus sudah melebihi nishab selama satu tahun lunar penuh. Hal ini sangat penting dalam konteks perhitungan kalkulator zakat ternak, dimana keakuratan berdampak langsung pada pengambilan keputusan. Para profesional di berbagai industri mengandalkan perhitungan kalkulator zakat ternak yang tepat untuk memvalidasi asumsi, mengoptimalkan proses, dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang berlaku. Memahami metodologi yang mendasari membantu pengguna menafsirkan hasil dengan benar dan mengidentifikasi kapan analisis tambahan diperlukan.

Q

Apakah Zakat Peternakan Bisa Dibayar Tunai?

A

Cara tradisionalnya adalah dengan memberikan hewan sungguhan. Namun, banyak ulama kontemporer dan organisasi Zakat mengizinkan pembayaran tunai yang setara dengan nilai pasar saat ini dari hewan yang dibutuhkan. Hal ini sangat relevan di wilayah perkotaan atau di mana penerima lebih memilih uang tunai. Hal ini sangat penting dalam konteks perhitungan kalkulator zakat ternak, dimana keakuratan berdampak langsung pada pengambilan keputusan. Para profesional di berbagai industri mengandalkan perhitungan kalkulator zakat ternak yang tepat untuk memvalidasi asumsi, mengoptimalkan proses, dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang berlaku. Memahami metodologi yang mendasari membantu pengguna menafsirkan hasil dengan benar dan mengidentifikasi kapan analisis tambahan diperlukan.

Q

Apakah hewan ternak komersial dikenakan zakat peternakan?

A

Opinions vary. Jika hewan dipelihara semata-mata untuk produksi komersial (sapi perah, ayam) dan pemiliknya menanggung biaya pakan, banyak ulama yang memperlakukannya sebagai inventaris bisnis yang dikenakan zakat perdagangan. Jika hewan merumput secara bebas dan alami maka berlaku aturan Zakat al-An'am. Konsultasikan dengan sarjana yang berkualifikasi untuk operasi pertanian spesifik Anda. Hal ini sangat penting dalam konteks perhitungan kalkulator zakat ternak, dimana keakuratan berdampak langsung pada pengambilan keputusan. Para profesional di berbagai industri mengandalkan perhitungan kalkulator zakat ternak yang tepat untuk memvalidasi asumsi, mengoptimalkan proses, dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang berlaku. Memahami metodologi yang mendasari membantu pengguna menafsirkan hasil dengan benar dan mengidentifikasi kapan analisis tambahan diperlukan.

Q

Apakah Kuda, Keledai dan Bagal Dikenakan Zakat?

A

Kuda, bagal, dan keledai pada umumnya dikecualikan dari zakat menurut sebagian besar penafsiran ilmiah – kecuali jika mereka ditahan untuk diperdagangkan (dijual), dalam hal ini mereka termasuk dalam Zakat bisnis/perdagangan sebesar 2,5% dari nilainya. Hewan pekerja yang digunakan untuk transportasi atau tenaga kerja dikecualikan. Hal ini sangat penting dalam konteks perhitungan kalkulator zakat ternak, dimana keakuratan berdampak langsung pada pengambilan keputusan. Para profesional di berbagai industri mengandalkan perhitungan kalkulator zakat ternak yang tepat untuk memvalidasi asumsi, mengoptimalkan proses, dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang berlaku. Memahami metodologi yang mendasari membantu pengguna menafsirkan hasil dengan benar dan mengidentifikasi kapan analisis tambahan diperlukan.

Q

Bagaimana cara menghitung hewan yang baru lahir?

A

Hewan yang lahir pada tahun hawl dihitung sebagai bagian dari kawanan pada tanggal hawl. Jika suatu kawanan mencapai nisab hanya karena kelahiran pada tahun tersebut, maka haul baru dimulai dari saat pertama kali mencapai nisab. Kebanyakan ulama menghitung keturunannya sebagai bagian dari kawanan asli jika kawanan induknya sudah di atas nisab.

Q

Hewan apa saja yang wajib dikeluarkan zakatnya?

A

The Zakat animal should be of average quality from the herd — not the best (which would be an unnecessary hardship on the owner) and not the worst or sick animal (which would be unfair to recipients). Nabi (SAW) melarang mengeluarkan hewan yang kualitasnya paling buruk sebagai Zakat. Pengumpul zakat secara tradisional memilih hewan dengan kualitas menengah.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

▾
  • !Menghitung hewan yang diberi makan secara komersial (non-saima) dalam skala zakat peternakan – hewan-hewan ini mungkin termasuk dalam zakat perdagangan/bisnis.
  • !Tidak menggabungkan domba dan kambing — mereka berbagi satu nisab (gabungan 40) dan satu skala.
  • !Memberikan Zakat pada hewan yang sakit, tua, atau sangat muda – hewan Zakat harus memiliki kualitas ternak yang rata-rata.
  • !Belum termasuk total hewan yang baru lahir dalam kawanan pada tanggal hawl.
  • !Dengan asumsi semua hewan bebas Zakat hanya karena mereka bekerja atau hewan perah tanpa memverifikasi klasifikasi saima.
  • !Menerapkan skala Zakat sapi ke unta dan sebaliknya — setiap spesies memiliki skala tersendiri.
💡

Tip Pro

Peternak modern di negara-negara GCC harus berkonsultasi dengan peraturan zakat ternak tradisional dan peraturan zakat inventaris bisnis untuk situasi mereka. Unggas dan ikan yang dibudidayakan secara komersial (akuakultur) biasanya diatur oleh prinsip-prinsip zakat perdagangan/bisnis, bukan skala tradisional al-An'am yang berlaku khusus untuk unta, sapi, dan domba/kambing.

⭐

Tahukah Anda?

Pengumpulan Zakat pertama dalam sejarah Islam melibatkan peternakan — Nabi Muhammad (SAW) menunjuk pengumpul zakat (amilin) ​​yang akan melakukan perjalanan ke wilayah suku untuk menilai dan mengumpulkan Zakat ternak sesuai dengan skala yang telah ditentukannya. Hadits Anas ibn Malik yang mencatat rincian timbangan zakat unta dan sapi adalah salah satu teks keuangan yang paling tepat dan rinci dalam tradisi Islam.

Regional Guides

▾
🇺🇸 US▾
Menggunakan satuan dan standar umum AS jika berlaku
🇬🇧 UK▾
Mungkin memerlukan konversi ke satuan metrik atau standar Inggris
🇪🇺 EU▾
Mengikuti konvensi UE dan unit SI jika berlaku
📖Kesulitan:Lanjutan
Hanya untuk tujuan informasi. Alat ini bukan merupakan nasihat keuangan. Konsultasikan dengan penasihat keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi atau keuangan.
Deep Dive

Read the full guide on how to use this calculator effectively

Baca selengkapnya →
Formula-verified for precision
Reviewed October 2026
Our methodology

Ratings & comments

…

Dapatkan Tips Matematika Mingguan

Bergabunglah dengan pelanggan 12.000+ yang mendapatkan tip kalkulator setiap minggu.

🔒
100% Gratis
Tanpa registrasi
✓
Akurat
Formula terverifikasi
⚡
Instan
Hasil langsung
📱
Ramah mobile
Semua perangkat

Pengaturan

PrivasiKetentuanTentang© 2026 Calkulon