Cara Menghitung Koefisien Korelasi

Koefisien korelasi Pearson (r) mengukur kekuatan dan arah hubungan linier antara dua variabel. Kisarannya antara −1 hingga +1, dengan +1 adalah korelasi positif sempurna, −1 adalah korelasi negatif sempurna, dan 0 berarti tidak ada hubungan linier.

Rumusnya

r = Σ[(xᵢ − x̄)(yᵢ − ȳ)] / √[Σ(xᵢ − x̄)² × Σ(yᵢ − ȳ)²]

Contoh Langkah demi Langkah

Data: x = {1, 2, 3, 4, 5}, y = {2, 4, 5, 4, 5}

Langkah 1: Hitung rata-rata. x̄ = 3, ȳ = 4

Langkah 2: Hitung deviasi.

xᵢ kamu (xᵢ−x̄) (yᵢ−ȳ) Produk (xᵢ−x̄)² (yᵢ−ȳ)²
1 2 −2 −2 4 4 4
2 4 −1 0 0 1 0
3 5 0 1 0 0 1
4 4 1 0 0 1 0
5 5 2 1 2 4 1

Langkah 3: Jumlahkan kolomnya. Σ hasil kali = 6, Σ(xᵢ−x̄)² = 10, Σ(yᵢ−ȳ)² = 6

Langkah 4: Terapkan rumusnya. r = 6 / √(10 × 6) = 6 / √60 = 6 / 7,746 = 0,775

Menafsirkan Nilai r

r Nilai Interpretasi
0,9 hingga 1,0 Positif yang sangat kuat
0,7 hingga 0,9 Positif yang kuat
0,5 hingga 0,7 Positif sedang
0 hingga 0,5 Positif lemah
0 Tidak ada hubungan linier
Nilai-nilai negatif Skala yang sama, arah berlawanan

Peringatan Penting

Korelasi tidak berarti sebab akibat. Nilai r yang tinggi berarti dua variabel bergerak bersama, namun tidak memberi tahu Anda alasannya atau penyebab apa.

Gunakan kalkulator koefisien korelasi kami untuk menganalisis kumpulan data apa pun.