Cara Menghitung Makro untuk Diet Ketogenik

Diet ketogenik mengubah tubuh Anda dari membakar karbohidrat menjadi membakar lemak sebagai bahan bakar—keadaan metabolisme yang disebut ketosis. Mendapatkan rasio makronutrien yang tepat sangat penting untuk mencapai dan mempertahankan ketosis secara konsisten.

Pemisahan Makro Keto Standar

Makronutrien % Kalori Harian
Gemuk 65–75%
Protein 20–30%
Karbohidrat 5% atau kurang

Perhitungan Langkah demi Langkah

Langkah 1: Hitung TDEE Anda (lihat artikel penurunan berat badan untuk rumus Mifflin-St Jeor)

Asumsikan TDEE = 2.200 kkal/hari, sasaran = menjaga berat badan

Langkah 2: Tetapkan batas karbohidrat Kebanyakan orang memasuki ketosis dengan <20–50g karbohidrat bersih/hari. Gunakan 5% kalori: 2.200 × 0,05 = 110 kkal 4 = 27,5g karbohidrat (dibulatkan menjadi 25g untuk keamanan)

Langkah 3: Tetapkan protein (untuk menjaga otot) Protein dengan 25% kalori: 2.200 × 0,25 = 550 kkal 4 = 137,5g protein

Langkah 4: Penuhi sisa kalori dengan lemak Sisa: 2.200 − 110 − 550 = 1.540 kkal − 9 = 171g lemak

Makro akhir: 25g karbohidrat / 138g protein / 171g lemak

Karbohidrat Bersih vs. Karbohidrat Total

Net Carbs = Total Carbs − Fiber − Sugar Alcohols

Kebanyakan praktisi keto melacak karbohidrat bersih, bukan karbohidrat total, karena serat tidak dicerna dan tidak meningkatkan gula darah.

Tanda Anda Sedang Ketosis

  • Mengurangi rasa lapar dan mengidam karbohidrat
  • "Nafas keto" (bau aseton)
  • Pembacaan keton urin atau darah > 0,5 mmol/L (dapat diukur dengan strip tes)
  • Penurunan berat air awal (karbohidrat menyimpan air; kehilangan karbohidrat melepaskannya)

Kesalahan Umum Keto

  • Terlalu banyak protein: Kelebihan protein dapat diubah menjadi glukosa (glukoneogenesis), sehingga mencegah ketosis
  • Karbohidrat tersembunyi: Saus, bumbu, dan beberapa sayuran bertambah dengan cepat
  • Tidak cukup elektrolit: Penurunan insulin pada keto menyebabkan ekskresi natrium, kalium, dan magnesium

Gunakan kalkulator keto kami untuk menemukan target makro pribadi Anda.